Rancang Bangun Media Informasi Gereja Kristen Jawa Kutoarjo Berbasis Website
Keywords:
media informasi, metode Waterfall, sistem informasi, User Acceptance Testing (UAT), website gerejaAbstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong berbagai organisasi, termasuk gereja, untuk memanfaatkan media digital dalam penyampaian informasi. Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kutoarjo masih mengandalkan media sosial dan komunikasi langsung untuk menyampaikan informasi, sehingga informasi sering tidak terdokumentasi dengan baik dan sulit diakses kembali oleh jemaat. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun website GKJ Kutoarjo sebagai media informasi yang lebih efektif, terstruktur, dan mudah diakses. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Website dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, dengan perancangan sistem berupa Flowchart, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), dan Hirarki Input Proses Output (HIPO). Sistem yang dibangun memiliki fitur pengelolaan warta jemaat, renungan, jadwal ibadah, galeri kegiatan, data pendeta, komentar jemaat, serta manajemen pengguna berdasarkan hak akses admin dan pengurus komisi. Hasil pengujian Black Box Testing menunjukkan seluruh fitur sistem berjalan dengan baik tanpa ditemukan kesalahan fungsional. Hasil User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan 15 responden memperoleh nilai rata-rata sebesar 87,33% dengan kategori Sangat Baik. Dengan demikian, website yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media informasi digital untuk mendukung penyampaian informasi, dokumentasi kegiatan, dan pelayanan informasi di GKJ Kutoarjo.





